Tampilkan postingan dengan label Referensi Buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Referensi Buku. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 September 2011

The Choice


Kisah cinta yang manis antara Travis Parker dan Gaby Holland,

Travis Parker memiliki segala yang pria inginkan, pekerjaan yang bagus, sahabat yang loyal, rumah impiannya yang terletak di Carolina utara, beserta hal – hal baik menyertai hidupnya, dia percaya menjalin hubungan serius dengan seorang wanita akan merusak gaya hidupnya.

Sampai Gabby Holland pindah menjadi tetangga barunya, sementara Travis mencoba untuk lebih mengenal wanita itu, di lain pihak Gabby mengambil kesimpulan yang buruk tentang Travis. Ada sesuatu yang membuat Travis ingin mengenal Gabby, pendekatan intens dan pasti yang travis lakukan terhadap Gabby membuat mereka harus mengambil keputusan yang memiliki konsekuensi tersendiri. “How far would you go to keep the hope of love alive??”

Travis Parker he’s kind family man tapi ini versi kerennya, jatuh cinta dengan Gabby Holand seorang physician assistant, good looking woman. Sayang seribu sayang Gaby telah memiliki hubungan dengan pria lain yang telah ia jaga selama empat tahun terakhir “Kevin”, dan Gaby pecaya bahwa Kevin-lah satu – satunya, sampai akhirnya Travis datang dalam kehidupannya membawa cinta yang tanpa batas. Walaupun baru mengenal Travis dalam hitungan bulan Gaby percaya cinta pria itu tulus dan murni.

“ I love you Gabby, you are the best thing that’s ever happened to me” Travis

That’s why judulnya the Choice gabby harus memilih antara cinta yang selama ini telah ia pelihara, atau cinta yang baru menghampirinya, dan harus siap menerima apapun konsekuensinya nanti.

Akankah cinta mereka mampu melampaui segalanya??

Jujur ya, setelah baca buku - buku Nicholas Sparks badan ini jadi terasa lengket seperti terkena gula - gula manis (“gwuuLLLLaa” kalo pronounce madam Elvie S)

Cobain deh sendiri bukunya bakalan mengisi sesuatu di relung hati. tapi sedikit kritik dari saya seorang kritikus ternama, seharusnya Kevin dibuat memperjuangkan Abby abis2an biar tambah berasa “the choice”.

udah ah, inget ya dibaca bukunya jangan bacain stensil mulu (itu loh komik yang isinya berbau porno) tapi bagus juga sih stensil itu, dimana tempat beli bukunya yang lengkap?? hahahaha

Senin, 13 Juli 2009

Spellbound


SPELLBOUND (TERSIHIR)
By. Jane Green


Kisah tentang Alice Chamber, yang seharusnya merasa sangat bahagia. Bagaimana tidak?? Ia memiliki suami yang tampan, rumah yang indah, dan anggota klub ekslusif di London. Tapi gosip mengenai suaminya Joe yang sering berselingkuh sulit diabaikan. Joe selalu berselingkuh dengan tipikal wanita tinggi, langsing, bergaya, dan pirang.

Cerita ini dimulai dengan cinta pertama Alice pada teman kakak-nya sendiri yaitu Joe Chambers, tapi Joe selalu mengabaikan Alice yang kikuk. Bertahun-tahun kemudian Joe dan Alice bertemu kembali disaat Alice memiliki usaha katering yang sukses.
Dengan alasan sudah saatnya berkeluarga Joe Chambers yang mempesona dan sukses meminang Alice, Alice merasa menjadi wanita yang sangat beruntung kerena Joe yang populer memilihnya.

Padahal mimpi Alice tentang cinta ialah menikah dengan seniman sederhana di sebuah gereja kecil dengan gaun pengantin yang panjang dan mengembang serta bunga yang melingkari kepalanya. Tapi Joe berniat lain ia ingin mengubah Alice, baginya istri haruslah glamour, chic, pirang, dan cantik hingga pada saat pernikahan mereka Alice telah berubah menjadi tinggi langsing, pirang, ber-makeup, dan glamour.

Mereka menikah di gereja besar, mobil pengantin bentley tua yang mewah, gaun pengantin yang simpel dan elegan, dan hiasan berlian yang melingkari kepala (sungguh jauh dari mimpi Alice). Joe berniat setia dengan Alice, dia benar-benar mencintai Alice dengan maksimal, sayangnya Joe juga mencintai gadis pirang lainnya.... tapi Joe tau gadis pirang dan glamour semuanya adalah binal! Berbeda dengan Alice dengan sedikit vermakan, Alice bisa berubah menjadi gadis pirangnya yang setia.

Dari awal pernikahan Joe sudah selingkuh dengan Sasa, Valerie, dll, Alice tidak tau sama sekali dan tetap menunggu dirumah dengan setia. Istri yang siap dipamerkan ke seluruh dunia dan lusinan pacar gelap. Bukankah sempurna??!

Sampai suatu saat Joe terlibat affair dengan Josie yang jinak-jinak merpati membuat Joe mabuk kepayang hingga hubungan ini tercium pimpinan perusahaan tempat Joe bekerja. Joe dimutasikan ke Manhattan, New York. Seperti kata pepatah istri tau paling belakangan, Alice tetap tidak mengetahui perihal kepindahan Joe ke Manhattan, dan ia masih tetap percaya 100% pada Joe. Mereka pindah kerumah pedesaan yang dulu ditempati oleh Rachel Dunbury seorang penulis era 1930-an. Rachel yang menulis novel tentang kehidupannya yang selalu dikhianati oleh suaminya, suaminya selalu mengejar-ngejar wanita, dan ia mencoba mengabaikan perselingkuhan suaminya, hingga suatu saat ia harus memutuskan antara cinta yang berarti atau suaminya?? Dan ia memilih suaminya....

Apakah Alice Chambers terkena kutukan rumah Rachel Dunbury??
Manakah yang akan Alice pilih?
Cinta yang berarti?
Atau suaminya?

Just read it guys!! Bakal ngebuka sisi pandangan yan lain Deh!
Jadi inget kisahnya Sidney Sheldon dengan tokohnya Harry Stanford..... (tapi untungnya ini gak ngorbanin anak)
Good story, Good job for Jane Green!!!!

Xoxo,

Rabu, 08 Juli 2009

A bend in The Road


Nicholas Sparks
A Bend in the Road (Pertemuan Nasib)


Hidup Milles Ryan seakan berakhir ketika istrinya, Missy tewas akibat tabrak lari. Bagi Milles, Missy adalah cinta pertama dan terakhirnya. Sebagai Deputi Sherrif di Newbern, North Carolina, Milles bertekad mencari tahu dan menghukum orang yang telah membunuh istrinya.
Dua tahun kemudian Milles bertemu Sarah Andrews-Guru SD putranya, Jonah. Sarah yang meninggalkan Baltimore setelah percerainnya ingin memulai hidup baru di Kota Kecil New Bern. Dalam diri Milles sarah menemukan cinta yang selama ini dicarinya.
Dua Manusia yang pernah merasakan kehilangan orang-orang yang mereka cintai kini dipertemukan nasib. Namun nasib pula yang mempermainkan mereka…..

I think,,,,,
Nicholas Sparks adalah Penulis novel cinta dewasa yang pertama kali gw baca, cinta pertama gw dengan novel, “A walk to Remember” judulnya, waktu itu gw masih SMP, lupa umur berapa…. Dan sekarang umur gw 22 thn “A bend in the road” novel kedua Nicholas Sparks yg gw baca.
I think……Nicholas Sparks memang selalu punya gayanya sedih, unik, polos, cinta yang putih suci dan permanen, nasib.
Di novelnya yang ini gw tetep berada di pihaknya, bagi gw novelnya tetep dahsyat… ga sekedar cerita, tapi menginspirasi gw, ada yang datang dan pergi tapi cerita Nicholas Sparks selalu dihati!!!, tokoh yang ada didalam buku ini cukup memukau, apalagi tokoh cowoknya Miles Ryan, sumpah gw mau jadi istrinya…. Beda dengan tokoh cowok novel Harlequin yang gw baca, cowok yang satu ini gak memesona, ga nge-prof ngadepin wanita, apa istilahnya? Ga sophisticated…. Gambarannyapun bukan sebagai cowok yang kuat, bisa mengendalikan situasi kapanpun dimanapun, macho, terkontrol bak pengusaha yang punya saham ratusan juta dolar, ataupun cowboy slengean yang gak perduli akan apapun, Miles Ryan gak kae gitu tapi penggambarannya sangat sederhana, begitu sederhana, yang membuat kita tanpa sadar jatuh cinta padanya… bayangin aja sejak umur 17 thn, Miles udah jatuh cinta dengan missy cinta pertamanya, dan akhirnya mereka menjalani hidup bersama, dewasa bersama, dan menikah setelah 7 tahun pernikahannya-pun perasaan mereka masih sama… spt dongeng y! Miles juga senang dengan perasaan menjadi suami, menjadi ayah…. Oh,,, I love this guy!
Wah ini bukan ngomentarin novelnya ya, tapi tokohnya hihihi….. ok kita blk ke cerita, ceritanya ga ketebak, awalnya manis bgd…. Dengan kisah percintaan miles dan sarah sampe akhirnya ada yang ga beres dalam segalanya, terlibatnya missy ryan, Bryan Andrews, Nasib yang mempermainkan mereka semua didalamnya, ga ada yang bisa disalahin, gw meneteskan setitik air mata lowh!! Di cerita ini kita bisa liat cinta yang tumbuh perlahan, smakin hari semakin dalam, cintanya gak didasarkan atas fisik dan kebersamaan semata semuanya terasa sangat tepat, sangat real,sangat mendasar, bahwa dalam cinta gak hanya diperlukan kletertarikan aja tapi masih banyak yang lainnya, kae pengertian, kedewasaan, pengorbanan, kepercayaan, kelembutan, hormat etc…. yang bisa didapet dengan usaha kedua insan yang ingin mempertahankan hubungan ini… Miles Ryan dan Sarah Andrews.
Tapi,,,,,, masih ada yang kurang tepat dalam novel karya Nicholas Sparks kali ini, I think…. Rasanya kurang dramatis, kurang menyayat, the end nya gw kurang setuju dikit…. Menurut gw Nicholas Sparks bisa berbuat lebih dari ini supaya kisahnya bener2 perfecto kae a walk to remember, di lembar2 terakhir gw berharep lebih nyelekit ceritanya, gw berharep akhir yang dramatis, kae perjuangan kedua tokoh dalam mempertahankan cintanya gitu…. Tapi setelah gw periksa lembarannya tgl dikit pupuslah harepan gw,,,, walaupun sebenernya gpp klo akhirnya sad-sad gtu yg penting ga sedikit lari dari cerita, disini agak sedikit lari dari cerita kae misalnya Miles maapin dan menjaga rahasia Bryan itu gw ga setuju…. Itu bikin tokohnya cacat satu sama lain…. Bukan pengambilan keputusan yang baik, coz realnya mungkin Miles gak bakal ngelakuin semuanya…. Maapin mungkin, tapi ngebiarin semuanya I think ga tepat d! ditambah lagi akhirnya mereka bisa idup bersama dgn keluarga sarah… wah Sidney Sheldon yang sinis bakal marah dibuatnya….. agak kaget akhirnya happy endingnya secepet itu…. Maaf Nicholas,,,,, (alah kae kenal!) gw berharep perjuangan yg lebih dari kedua tokoh ini,,,,
Tapi,,,, tetep a bend in the road two thumbs up!! Gw ampun dj sama detail kotanya yang dijelasin, berasa udah kesana!! Pandangan Nicholas tentang idup dalam karyanya dahsyat!!, humornya mantap mang!! Alurnya pas, tokohnya qrent,


Blum lagi cerita :
Ada hantu dan ada cinta
Keduanya hadir disini
Bagi mereka yang mendengarkan, kisah ini
akan bercerita tentang
Cinta sejati dan cinta yang dekat dihati
Harris presser dan Kathryn purdy

Wow…
Nicholas Sparks dari dulu sampe sekarang memang dahsyaaaatttt!!!
Boleh suatu saat novelku Tira ohara bersanding disebelahnya di toko buku kelak???
Hohohoho………
Amin ya Allah……